Minggu, 28 Februari 2021
Sabtu, 23 Januari 2021
Pengertian, Tujuan, Jenis, Kebahasaan, dan Struktur Teks Artikel
Kamis, 26 November 2020
Kandidat DRB Kalimantan Utara 2020
Bersama, kami akan berkolaborasi dalam melaksanakan aneka kegiatan yang telah menjadi rencana aksi di tahun mendatang. Berbagi adalah tujuan kami, menyebarkan informasi dan praktik baik demi kemajuan bersama untuk seluruh rekan guru Kalimantan Utara. Dukungan dari berbagai pihak tentunya sangat kami harapkan agar apa yang telah kami rencanakan dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan. Kami berharap semangat merdeka belajar yang selama ini digaungkan Menteri Pendidikan kita dapat terus menyulut semangat kita sebagai insan pendidik untuk bergerak dan semakin jeli dalam membangun strategi belajar yang tepat, utamanya di masa pandemi saat ini.
Salah satu trategi yang dapat diterapkan adalah dengan memanfaatkan portal Rumah Belajar www.belajar.kemdikbud.go.id yang di dalamnya telah terdapat fitur-fitur yang dapat mendukung kegiatan belajar mengajar apalagi selama pandemi seperti saat ini. Rumah belajar menyajikan empat fiturr utama yakni:
- Sumber Belajar
- Kelas Maya
- Bank Soal
- Laboratorium Maya
Selain keempat fitur tersebut, tentu banyak fitur pendukung lain yang dapat dimanfaatkan serta dapat diintegrasikan dalam pembelajaran. Semuanya gratis dan dapat dimanfaatkan mulai dari siswa PAUD hingga SMA/SMK. Oleh karena itu, tunggu apalagi? ayo akses sekarang juga, karena belajar dapat dilakukan dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. Merdeka belajarnya, Rumah Belajar Portalnya.
Selasa, 20 Oktober 2020
Gugah Siswa Turut Mengisi Konten Peta Budaya di Portal Rumah Belajar Lewat Pembelajaran Menulis Teks Cerita Sejarah
Masa pandemi seperti saat ini menuntut banyak hal dari kita semua, mulai dari pembelajaran yang dilakukan secara daring dan termasuk juga perampingan kompetensi dasar yang diajar di setiap tingkatkan kelas. Saat ini, untuk mata pelajaran bahasa Indonesia saya harus menyesuaikan kembali materi dengan silabus yang diterbitkan dalam rangka situasi khusus seperti saat ini. Teks cerita sejarah adalah salah satu materi yang diajarkan untuk siswa kelas XII SMA, agar pembelajaran tidak membosankan karena harus membaca sendiri materi maka saya menerapkan beberapa strategi. Nah, kali ini saya menggunakan konferensi video sebagai sarana untuk bertatap maya dengan siswa saya.
Sehubungan dengan materi yang harus saya ajarkan kali ini, saya berinisiatif untuk sekaligus mengajak siswa untuk berpartisipasi mengisi konten Peta Budaya yang ada di Portal Rumah Belajar. Seperti kata pepatah, "tak kenal maka tak sayang" maka sebelum mengajak mereka saya perkenalkan dulu apa itu portal rumah belajar. apa saja fitur yang ada di dalamnya dan apa saja manfaat jika kita mengakses portal besutan pemerintah ini.
VLOG PembaTIK: SRB Berbagi Pemanfaatan Portal Rumah Belajar
Salah satu tugas PembaTIK Level 4: Berbagi, tahun ini setiap peserta wajib membuat vlog yang berisi tentang pemanfataan portal rumah belajar, dan untuk itu terciptalah vlog di atas.
SRB Berbagi: Webinar "Merdeka" Kolaborasi SRB Kalimantan Utara
Jumat, 16 Oktober 2020
SRB Berbagi: Teknik Editing Video Menggunakan KINE Master dan Pemanfaatan Portal Rumah Belajar Selama PJJ
Sabtu, 3 Oktober 2020, kegiatan SRB Berbagi kembali digelar. Kali ini
menyasar guru yang ada di SMAN 1 Tanjung Selor namun ternyata, ada pula guru
sekolah lain yang juga turut bergabung mengikuti kegiatan ini. Sangat senang,
bisa berbagi praktik baik mengenai teknik editing video menggunakan aplikasi
KINE Master ini. Mengingat di masa pandemi saat ini, guru harus berusaha
menyampaikan materi dengan maksimal. Selain menggunakan aplikasi tatap maya,
salah satu alternatifnya adalah membuat tayangan video pembelajaran yang dapat
diakses siswa sehingga dapat belajar dimana saja kapan saja.
Salah satu aplikasi editing video yang mudah digunakan dengan memanfaatkan
telepon genggam yaitu KINE Master adalah solusi untuk membuat video
pembelajaran yang keren. Di dalam aplikasi ini selain mengedit video, kita pun
dapat menambahkan teks, menambahkan musik latar dan rekaman audio bila
diperlukan. Untuk memperindah ada banyak sekali animasi dan transisi yang bisa
dipilih sesuai selera kita. Pada kesempatan yang baik ini pula, saya membagikan aplikasi kine master PRO Edition untuk seluruh peserta.
Selain menyampaikan mengenai teknik editing video, saya juga berbagi mengenai pemanfaatan portal rumah belajar yang memiliki fitur-fitur yang dapat digunakan untuk pembelajaran. Empat fitur utama ditambah fitur pendukung yang beraneka ragam dapat dimanfaatkan bukan hanya untuk siswa SMA/SMK saja, namun juga untuk siswa PAUD/TK, SD dan SMP. Sungguh portal yang sangat lengkap bukan?. Ayo, tunggu apa lagi, akses portal Rumah Belajar dan nikmati sensasi belajar yang menyenangkan kapan saja, dimana saja dan dengan siapa saja.
Dukungan Kepala Sekolah Untuk Peserta PembaTIK Level 4
Tahun ini saya kembali mendapatkan kesempatan untuk belajar bersama lagi
dengan 29 orang lainnya di pembaTIK Level 4. Kegiatan PembaTIK telah menjadi
salah satu kegiatan yang saya nantikan selama dua tahun terakhir, pengalaman
mengikuti PembaTIK tahun lalu, membuat saya tertarik untuk kembali mengikuti
kegiatan ini. Meskipun untuk peserta yang telah memiliki sertifikat level 2
boleh langsung ikut kegiatan level 3, namun tahun ini saya tetap mengikuti dari
level 1 dengan menggunakan akun Simpatik baru.
Kegiatan PembaTIK tahun ini, sangat berbeda dengan tahun lalu. Sungguh
banyak pengetahuan baru yang saya peroleh selama mengikuti kegiatan ini.
Semangat saya mengikuti mulai dari level 1 hingga sampai di level 4, disambut
baik oleh atasan saya di SMAN 1 Tanjung Selor, yaitu Bapak Sunjono, S. Pd., M.
Si.. Tahun ini, kegiatan PembaTIK Level 4 dilakukan secara daring, dan saya
sangat bersyukur mendapatkan dukungan
penuh dari beliau, yang mengizinkan saya mengikuti kegiatan pembaTIK ini hingga
selesai. Pada kesempatan ini juga, Kepala SMAN 1 Tanjung Selor langsung menyerahkan surat tugas dan surat dukungan untuk keikutsertaan pada kegiatan ini.
Tahun ini kegiatan PembaTIK Level 4 secara keseluruhan dilaksanakan secara daring, maka saya tetap bisa
melakasanakan tugas utama saya. Selama pembelajaran jarak jauh, tentu
diperlukan banyak inovasi yang dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang
menyenangkan. Maka, lagi-lagi dari kegiatan PembaTIK ini lah saya mendapatkan
ilmu-ilmu baru untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. Lalu, apakah
masih ada alasan untuk tidak bergabung di kegiatan PembaTIK?. Tentu jawabnya
tidak, untuk itu saya mengajak Bapak/Ibu Guru hebat Indonesia untuk bergabung
dan menggikuti kegiatan PembaTIK yang rutin diselenggarakan Pusdatin setiap
tahunnya.
Kamis, 08 Oktober 2020
Tugas Untuk Siswa XII MIPA 2 Membuat kalimat sesuai dengan kaidah kebahasaan dalam cerita sejarah
Pada pertemuan yang lalu, kalian telah memperlajari enam kaidah kebahasaan dalam cerita atau novel sejarah. Sekarang, cobalah membuat masing-masing dua buah kalimat sesuai kaidah tersebut. Tuangkan jawabanmu pada kolom komentar sesuai format di bawah ini!
Nama :
1. Kalimat bermakna lampau.
a.
b.
2. Kalimat dengan menggunakan verba material.
a.
b.
3. Kalimat dengan menggunakan verba mental.
a.
b.
4. Kalimat dengan menggunakan konjungsi temporal.
a.
b.
5. Kalimat dengan menggunakan kata sifat.
a.
b.
Tugas Untuk Siswa XII MIPA 4 Membuat kalimat sesuai dengan kaidah kebahasaan dalam cerita sejarah
Pada pertemuan yang lalu, kalian telah memperlajari enam kaidah kebahasaan dalam cerita atau novel sejarah. Sekarang, cobalah membuat masing-masing dua buah kalimat sesuai kaidah tersebut. Tuangkan jawabanmu pada kolom komentar sesuai format di bawah ini!
Nama :
1. Kalimat bermakna lampau.
a.
b.
2. Kalimat dengan menggunakan verba material.
a.
b.
3. Kalimat dengan menggunakan verba mental.
a.
b.
4. Kalimat dengan menggunakan konjungsi temporal.
a.
b.
5. Kalimat dengan menggunakan kata sifat.
a.
b.
Rabu, 07 Oktober 2020
Tugas Untuk Siswa XII IPS 4 Membuat kalimat sesuai dengan kaidah kebahasaan dalam cerita sejarah
Pada pertemuan yang lalu, kalian telah memperlajari enam kaidah kebahasaan dalam cerita atau novel sejarah. Sekarang, cobalah membuat masing-masing dua buah kalimat sesuai kaidah tersebut. Tuangkan jawabanmu pada kolom komentar sesuai format di bawah ini!
Nama :
1. Kalimat bermakna lampau.
a.
b.
2. Kalimat dengan menggunakan verba material.
a.
b.
3. Kalimat dengan menggunakan verba mental.
a.
b.
4. Kalimat dengan menggunakan konjungsi temporal.
a.
b.
5. Kalimat dengan menggunakan kata sifat.
a.
b.
Selasa, 06 Oktober 2020
Tugas Untuk XII IPS 3 Membuat kalimat sesuai dengan kaidah kebahasaan dalam teks cerita sejarah
Pada pertemuan yang lalu, kalian telah memperlajari enam kaidah kebahasaan dalam cerita atau novel sejarah. Sekarang, cobalah membuat masing-masing dua buah kalimat sesuai kaidah tersebut. Tuangkan jawabanmu pada kolom komentar sesuai format di bawah ini!
Nama :
1. Kalimat bermakna lampau.
a.
b.
2. Kalimat dengan menggunakan verba material.
a.
b.
3. Kalimat dengan menggunakan verba mental.
a.
b.
4. Kalimat dengan menggunakan konjungsi temporal.
a.
b.
5. Kalimat dengan menggunakan kata sifat.
a.
b.
Tugas Untuk XII MIPA 1 membuat kalimat sesuai dengan kaidah kebahasaan teks cerita sejarah
Pada pertemuan yang lalu, kalian telah memperlajari enam kaidah kebahasaan dalam cerita atau novel sejarah. Sekarang, cobalah membuat masing-masing dua buah kalimat sesuai kaidah tersebut. Tuangkan jawabanmu pada kolom komentar sesuai format di bawah ini!
Nama :
1. Kalimat bermakna lampau.
a.
b.
2. Kalimat dengan menggunakan verba material.
a.
b.
3. Kalimat dengan menggunakan verba mental.
a.
b.
4. Kalimat dengan menggunakan konjungsi temporal.
a.
b.
5. Kalimat dengan menggunakan kata sifat.
a.
b.
Senin, 05 Oktober 2020
Curriculum Vitae Peserta PembaTIK Level 4 Tahun 2020
Jumat, 02 Oktober 2020
SRB Berbagi: Sosialisasi Pemanfaatan Portal Rumah Belajar untuk Siswa
Pembelajaran jarak jauh masih terus bergulir, termasuk di Tanjung Selor, kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Kami belum melaksanakan kegiatan pembelajaran tatap muka karena memang saat ini masih berada di zona kuning. Namun, jangan sebut kami Sahabat Rumah Belajar jika lantas menyerah dengan keadaan. Meskipun, harus memasyarakatkan portal ini secara daring, semangat kami tak akan luntur. Inilah yang saya lakukan, saya tetap melakukan sosialisasi meski secara daring dengan melakukan tatap maya.
Kegiatan ini melibatkan siswa, dengan memanfaatkan aplikasi konferensi video.Pada kesempatan yang baik ini, saya memperkenalkan fitur-fitur yang ada di Rumah Belajar, dan senang sekali ternyata siswa sangat tertarik menyimak setiap penjelasan yang saya berikan.
Semoga dengan kegiatan ini, semakin banyak orang yang dapat memanfaatkan protal Rumah Belajar, karena portal ini bukan hanya memiliki fitur yang memapu mendukung kegiatan pembelajaran namun nilai lebihnya lagi portal ini dapat digunakan kapanpun, dimanapun secara gratis tanpa harus memikirkan biaya berlangganan.Sungguh menarik bukan?.
SRB Berbagi: Sosialisasi Portal Rumah Belajar untuk Guru SMAN 1 Tanjung Selor
Nah, Sahabat... gambar di atas adalah isi dari paket idaman ini. Terdiri dari satu buah rompi, satu buah kaos dan seratus lembar stiker. Terlihat sederhana, namun tidak dengan maknanya. Didalam paket itu, bersama tiga item isinya ada sebuah amanat penting yang dititipkan untuk kami, para Peserta PembaTIK Level 4. Dengan atribut yang diberikan kami memiliki tugas penting untuk menyebar luaskan keberadaan Portal Rumah Belajar www.belajar.kemdikbud.go.id dan menyampaikan mengenai pemanfataannya.
Dihari yang cerah ini, bukan hanya saya yang antusias, rekan guru yang juga hadir saat jadwal Work From Office (WFO) hari ini juga sangat bersemangat menyambut kedatangan paket ini. Perlu diketahui selama pandemi ini berlangsung, kami tidak lagi dapat bertemu dengan seluruh rekan kerja di hari yang sama, karena sistem kerja dibagi menjadi dua shif. Oleh karena itu, saya tidak lagi mempu menunda, ini adalah saatnya berbagi. Saya langsung mulai beraksi menyampaikan kabar baik mengenai portal besutan pemerintah ini. Saya menjelaskan mengenai fitur-fitur yang terdapat di dalamnya, dan benar saja mereka sangat tertarik.
Setelah kegiatan ini, saya merencanakan kegiatan lanjutan untuk sosialisasi pemanfaatan TIK yakni editing video pembelajarn dengan menggunakan aplikasi KINE Master dan juga pemanfaatan portal Rumah Belajar secara daring. Saya berharap apa yang saya lakukan dapat membantu memasyarakatkan program ini dan membawa manfaat bagi kita semua. Apalagi saat penerapan pembelajaran jarak jauh seperti saat ini.
Senin, 28 September 2020
RPP Mata Pelajaran Bahasa Indonesia K-13, KD 3.1 dan 4.1 materi Surat Lamaran Pekerjaan untuk siswa Kelas XII SMA (Terintegrasi TIK (Fitur Kelas Maya #RumahBelajar dan Zoom))
Pemanfaatan Fitur TV Edukasi Pada Portal Rumah Belajar Untuk Kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter
Gambar: Tampilan Video Pendidikan Karakter pada
TV On Demand
Memiliki gernerasi cerdas berkarakter adalah salah
satu cita-cita bangsa Indonesia, untuk mendukung tercapainya cita-cita tersebut
maka muncullah kebijakan mengenai Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). PPK terintegrasi dalam Gerakan Nasional
Revolusi Mental (GNRM) yaitu perubahan cara berpikir, bersikap, dan bertindak
menjadi lebih baik. PPK pada Satuan Pendidikan merupakan amanat yang termaktub dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan
Karakter, dilaksanakan dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/madrasah, dan
merupakan tanggung jawab kepala satuan Pendidikan Formal dan guru. Peraturan presiden ini kemudian dituangkan
lagi dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor
20 tahun 2018 tentang penguatan pendidikan karakter pada satuan pendidikan
formal. Maka, lengkaplah pondasi dasar untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.
Nilai-nilai yang terkandung dalam pendidikan karakter antara religius,
nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. Nilai-nilai ini ingin
ditanamkan dan dipraktikkan
melalui sistem pendidikan nasional agar diketahui, dipahami, dan diterapkan di
seluruh sendi kehidupan di sekolah dan di masyarakat.
Sesuai dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2017, yang bertanggung jawab melaksanakan PKK pada pendidikan formal adalah kepala satuan pendidikan dan guru. Di sekolah kami, SMAN 1 Tanjung Selor kegiatan PPK dilaksanakan oleh wali kelas setiap hari senin. Jika biasanya setiap Senin, selalu ada upacara bendera yang hadiri seluruh warga sekolah. Selama penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di sekolah kami, kegiatan tersebut diganti dengan kegiatan PPK yang langsung dikomandoi oleh wali kelas. Nah.. selaku wali kelas, maka kegiatan PPK untuk kelas XII MIPA 4 otomatis adalah tanggung jawab saya.
Kegiatan PPK untuk kelas XII MIPA 4, biasanya
dilakukan secara tatap maya dengan memanfaatkan aplikasi konferensi video,
meskipun tidak semua peserta didik dapat bergabung dalam kegiatan ini dengan
alasan kondisi jaringan dan keterbatasn kuota internet. Setidaknya kegiatan ini
rutin terlaksana dan diharapkan mampu memberi manfaat. Seperti yang sudah
disebutkan pada paragraf di atas bahwa terdapat setidaknya lima nilai utama
dalam PKK yang harus saya sampaikan, agar siswa terstimulasi dan dapat mencerna
nilai-nilai tersebut, selain memanfaatkan aplikasi konferensi video saya juga
memanfaatkan tayangan yang tersedia di salah satu fitur yang ada pada portal
Rumah Belajar www.belajar.kemdikbud.go.id . Fitur itu adalah TV Edukasi .
Pada laman TV Edukasi kita dapat mengakses Video On Demand yang salah satu menunya
adalah Pendidikan Karakter. Di dalam menu tersebut banyak tayangan yang
menyajikan film pendek yang sarat muatan karakter. Sehingga, kegiatan PPK yang
saya lakukan tidak lagi kaku dan terkesan menceramahi. Langkah yang Saya
lakukan adalah meminta peserta didik menyimak video yang telah saya tentukan
sesuai dengan tema yang akan diangkat minggu ini. Selanjutnya, peserta didik
diharapkan mampu menganalisis intisari cerita dan menghubungkannya kedalam lima
karakter PKK, kemudian peserta didik ditunjuk secara acak menyampaikan hasil
analisisnya. Pada akhir kegiatan saya, memberikan penguatan terkait dengan
karakter yang telah dibahas. Tentunya tidak lupa untuk memberikan apresiasi
kepada peserta didik yang bersedia berbagi hasil analisisnya.
Kini, kegiatan PPK tidak lagi menjadi momok
yang membosankan karena peserta didik hanya sebagai pendengar namun, mereka
juga dapat aktif terlibat menganalisis, mengomunikasikan hasil temuannya dan
berbagi contoh penerapan pendidikan karakter yang mereka lakukan di rumah. Ini
baru satu menu dalam satu fitur ya, di dalam portal rumah belajar masih banyak
fitur-fitur lain yang pastinya mendukung kegiatan pembelajaran. Ayo, tunggu
apalagi mari akses portal Rumah Belajar www.belajar.kemdikbud.go.id J
Minggu, 27 September 2020
Sepenggal Cerita Bertatap Maya Menggunakan Aplikasi Konferensi Video
Kita dihadapkan pada situasi sulit dimasa ini,
yakni ketika kita harus menghalau musuh tak kasat mata bernama virus Corona.
Virus yang sanggup meluluh lantakan dunia ini membuat semua bidang dalam hidup
manusia kocar-kacir. Dalam bidang kesehatan, para peneliti berlomba dengan
waktu menemukan vaksin yang tepat untuk menangkal Si Corona. Dalam bidang
pendidikan, guru pun berjibaku membuat formula terbaik agar peserta didik tidak
terampas haknya untuk mendapatkan pembelajaran. Salah satu alternatif yang
sejauh ini digunakan guru untuk menyampaikan materi pembelajaran adalah dengan
memanfaatkan aplikasi konferensi video. Kegiatan tatap maya ini terpaksa
dilakukan mengingat pertemuan tatap muka di sekolah tidak dibenarkan untuk saat
ini.
Pemanfaatan konferensi video menurut saya cukup
efektif, jika diikuti oleh seluruh peserta didik. Namun, mengingat kondisi
geografis, kondisi ekonomi dan sosial peserta didik. Harapan bahwa dengan
kegiatan tatap maya ini guru dapat berbagi ilmu secara maksimal menjadi hambar.
Bagaimana tidak?, jika diberlakukan kegiatan tatap maya biasanya hanya sekitar
50% peserta didik yang bergabung, sisanya jangan ditanya. Alasan mereka adalah
kondisi jaringan yang sulit dan keterbatasan pemilikan kuota data internet.
Meskipun, untuk saat bersamaan pemerintah meluncurkan program berbagi kuota
untuk peserta didik tampaknya itu belum menjadi stimulus handal yang mampu
mendongkrak partisipasi peserta didik dalam kegiatan tatap maya. Menurut hemat
saya, sejauh ini peserta didik lebih suka jika disajikan video pembelajaran
yang bisa mereka akses kapan saja dan dimana saja mereka berada karena, tidak
mengikat waktu mereka.
Jika itu permasalahan pada peserta didik, lain
halnya dengan guru. Sebagai guru, saya secara pribadi sangat terbantu dengan
adanya aplikasi konferensi video yang kini masiv digunakan. Kegiatan yang
berada diluar jangkauan fisik terasa dekat dan dapat diikuti seperti pada kegiatan Kuliah Umum PembaTIK Level 4 yang lalu. Meski sekali
waktu hambatannya tentu jaringan dan kapasitas kuota data yang menipis. Tapi,
terlepas dari itu semua kegiatan tatap maya sangatlah bermanfaat bagi saya.



























